KURIKULUM TAHFIZH
SMP AL-QUR’AN MA’RIFATUSSALAAM

 

I. TARGET DAN TUJUAN

Bidang Tahfizh mempunyai 3 target utama yang ingin dicapai dari pembelajaran Al-Qur’an di SMP Al-Qur’an Ma’rifatussalaam, yaitu :

  1. Target Tahsin (Tilawah), yaitu perbaikan atau pembagusan bacaan Al-Qur’an agar santri mampu membaca dengan lancar, benar dan tartil sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW. Santri yang bacaannya masih terbata-bata dan belum benar dituntut untuk lebih difokuskan dalam tahsin terlebih dahulu, sehingga belum bisa diperbolehkan untuk menghafal.
  2. Target Hafalan (Tahfizh), yaitu santri ditargetkan agar mampu menyelesaikan hafalan minimal 20 juz dan maksimal 30 juz selama masa belajar di SMP Al-Qur’an Ma’rifatussalaam (Tiga tahun). Santri juga ditargetkan agar mampu memiliki hafalan yang berkualitas, baik itu dinilai dari kekuatan hafalan,kelancaran  atau pun tajwid.

Target Tathbiq (Aplikasi), yaitu santri dituntut agar mampu menampilkan akhlakul qur’an. Mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari baik itu ucapan atau pun tindakan, serta mampu mengajarkan apa-apa yang sudah dipahami dari ilmu-ilmu Al-Qur’an.

 

II. METODE PENGAJARAN

Bidang Tahfizh mempunyai 2 metode atau tahapan agar santri mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar, yaitu :

  1. Tahsin Tilawah
    Tahsin adalah perbaikan atau pembagusan bacaan Al-Qur’an. Tahsin merupakan langkah awal santri mempelajari hukum bacaan dengan mengaplikasikan langsung hukum-hukum tersebut dalam bacaan Al-Qur’an yang dibimbing oleh guru Al-Qur’an. Kegiatan tahsin diadakan selama 2 bulan pertama. Dalam 2 pekan sekali akan diadakan ujian tahsin dengan tujuan mengetahui peningkatan kualitas bacaan santri. Bagi santri yang sudah mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar atau dinyatakan lulus akan diperbolehkan untuk mulai menghafal. Kemudian bagi santri yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar setelah 2 bulan pertama akan tetap diadakan kegiatan tahsin di waktu-waktu setoran hafalan santri.

Kegiatan tahsin tilawah meliputi 3 hal, yaitu :

Talaqqi
Talaqqi adalah belajar Al-Qur’an secara langsung dibimbing oleh seorang guru Al-Qur’an. Guru akan mencontohkan satu bacaan dan santri mengikutinya. Talaqqi merupakan kunci utama untuk mendapatkan bacaan yang benar dan fasih.

Tilawah
Tilawah adalah membaca Al-Qur’an. Santri dianjurkan agar terus menurus memperbanyak tilawah Al-Qur’an minimal 2.5 lembar perhari. Banyak tilawah berpengaruh sekali dalam tahap perbaikan bacaan.

Penyampaian Materi
Materi yang diajarkan adalah Ilmu Tajwid. Ilmu tajwid menjelaskan tentang hukum-hukum bacaan dan kaidah membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

  1. Tahfizhul Qur’an
    Tahfizh adalah kegiatan menghafal Al-Qur’an. Setelah 2 bulan pertama santri diwajibkan untuk menghafal dan menyetorkan hafalannya kepada seorang guru Al-Qur’an.

Kegiatan Tahfizh meliputi 2 hal, yaitu :

Ziyadah
Ziyadah adalah kegiatan menambah hafalan baru. Ziyadah dilakukan secara mandiri oleh santri dengan ketentuan hafalan yang disetorkan minimal setengah halaman dan maksimal 1 halaman. Hafalan yang disetorkan kepada seorang guru Al-Qur’an yaitu hafalan yang berkualitas.

Muroja’ah
Muroja’ah adalah kegiatan mengulang hafalan yang sudah pernah disetorkan kepada guru Al-Qur’an sebelumnya (hafalan lama). Selain muroja’ah kepada guru bisa dikembangkan pula dengan muroja’ah kepada teman (tsuna’i) atau secara bersama-sama (jama’i).

 

III. PENGELOMPOKAN PROSES TAHFIZHUL QUR’AN

Kelompok Tahfizh terbagi menjadi 2 tingkatan, yaitu :

  1. Kelompok/Halaqoh Umum
    Santri dalam kelompok ini memiliki kecepatan menghafal rata-rata, semangat dan minat menghafal yang sedang. Target yang harus dicapai adalah 7 juz dalam 1 tahun, dengan kewajiban menghafal minimal setengah halaman perhari.
  1. Kelompok/Halaqoh Khusus
    Santri dalam kelompok ini memiliki komitmen dan kesadaran yang tinggi dan dapat menghafal lebih banyak dari target yang telah ditentukan. Kelompok ini diharapkan mampu menyelesaikan hafalan 10 juz dalam 1 tahun, dengan kewajiban menghafal minimal 1 halaman perhari.

 

IV. WAKTU PROSES TAHFIZH

  1. Pagi, Ba’da Subuh – 06.30
    • Setoran Ziyadah
  1. Petang, Ba’da ashar – 17.00
    • Setoran Muroja’ah Hafalan Lama
  1. Malam, Ba’da Magrib – 20.30
    • I’dah ( persiapan Hapalan buat besok hari )

 

V. UJIAN TAHFIZH

  • Ujian Kenaikan Juz
  • Ujian Akhir Semester
  • Ujian Akhir Tahfizh.

 

VI. SARANA DAN PRASARANA

  • Buku Panduan Tahsin Attibyan
  • Meja Setoran
  • Mini White Board & Penunjangnya